TENGGARONG – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah sepakat dengan konsep yang dijalankan Pondok Pesantren Ilmu Al-Quran Miftahul Ulum, di mana Sumber Daya Manusia (SDM) disiapkan terlebih dahulu, sebelum mengembangkan bangunan dan sarana prasarananya.

“Saya cermati perangkat dan prasarana pekerjaannya dilakukan lillahita’alla, basicnya masih swadaya. Artinya niatnya yang didahulukan bahwa apapun yang dikerjakan kalau ada niatnya pasti ada jalan yang didapat dari berbagai pihak untuk membangun,” ungkap Edi, pada acara peletakan batu pertama Masjid Mitra Miftahul Ulum di Komplek Ponpes Ilmu Al-Quran Miftahul Ulum, Jalan Usaha Tani Mangkurawang, Kamis (11/3/21).

Dengan adanya gotong royong, kata bupati, pihak dermawan yang ikut memberikan kontribusinya baik berupa hibah tanah dan bantuan material lainnya, merupakan suatu hal perubahan yang terjadi di Kukar.

“Ini bukanlah suatu yang mudah bagaimana kita merubah pola pikir yang dulu setiap pembuatan rumah ibadah harus bersandar dulu dengan dana hibah dari Pemkab baru ada kegiatan membangun dan kadang sudah diberi hibah pembangunannya pun belum dimulai, ada juga yang masjidnya belum juga jadi,” katanya.

Bupati menyampaikan apresiasinya kepada ponpes telah melakukan kegiatan pembangunan melalui swadaya.

“Kekuatan umat jika dikelola dengan baik penuh tanggung jawab, pasti tidak ada persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan baik, dasarnya adalah Betulungan Etam Bisa, hanya bagaimana cara mengelolanya itulah yang terpenting,” ucap Edi.

Pemkab Kukar memiliki beberapa program khusus mengenai penguatan keagamaan, seperti program gerakan etam mengaji yang didalamnya terdapat program pembuatan 50 rumah ibadah yang merupakan program penyelesaian pembangunan rumah ibadah yang belum rampung di Kukar.

“Silahkan untuk panitia menyiapkan administrasinya agar masjid ini bisa disuport pembangunannya,” kata Edi.

Dia berharap apa yang sudah dilakukan oleh ustad dan ustadzah di Ponpes Miftahul Ulum bisa terus bersinergi dengan pola pembinaan. Hal tersebut seiring dengan adanya kerja sama yang dilakukan Pemkab Kukar dengan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran dan Institute Ilmu Al-Quran agar menyiapkan santri berprestasi untuk meneruskan pendidikannya.

“Mohon doa dan dukungannya agar program yang telah kita susun termasuk bantuan 100 juta ke Ponpes yang masih finalisasi untuk dimasukan kedalam RPJMD Kabupaten Kukar agar bisa terlaksana dengan baik,” harapnya.

Sementara ketua panitia pembangunan Masjid Mitra Miftahul Ulum Muliadi mengatakan pembangunan masjid tersebut adalah lahan wakap dari H Aliansyah yang telah mewakafkan tanahnya seluas 2000 Meter persegi yang akan dibangun masjid 2 tingkat dengan jumlah tampung 1000 jamaah.

Sumber : https://prokom.kukarkab.go.id/berita/kemasyarakatan/bupati-kukar-dukung-pondok-pesantren-tingkatkan-sdm

102 Dilihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *